"Jangan cuma wacana!" ***Di siang hari yang kenyang dan siang yang malas....dua sahabatku yang keakrabannya dinilai dari berapa kali mereka bisa berdamai ketika bertengkar (saking seringnya mereka tengkar), datang sambil menunjukkan sesuatu : celengan hijau berbentuk keranjang.
"Lihat apa yang kita bawa!" seru Ririn. Nizrut hanya tersenyum di belakangnya sambil memegang barang bawaan mereka.Aku yang sedang bersama Ida, hanya diam sambil mencerna apa maksud dibalik tingkah mereka itu.
"Ini buat ke Karimun Jawa. Kita harus nabung satu hari seribu!" mereka berdua bersemangat sampai aku lupa siapa yang mengatakan ini lebih dulu, entah Ririn atau Nizrut.
Aku hanya tertawa, senang sekaligus takjub, mereka punya ide seajaib itu. Brilian! Lalu Ririn dan Nizrut menjelaskan, celengan ini harus diisi rutin oleh kami berlima : Aku, Intan, Ida, dan mereka berdua. Lalu nantinya akan dibuka untuk modal keberangkatan kami ke Karimun Jawa, tempat dimana kami berlima ingin mengunjunginya---tentu bersama-sama. Bagaimanapun, harus ada seribu rupiah setiap harinya, tidak boleh absen! Ya, nanti semoga terealisasi mimpi kecil dari keranjang hijau ini : KARIMUN JAWA.
Tapi ngomong-ngomong, kalau sehari seribu.....kita butuh 2 tahun untuk menabung-_____- Ah biarlah, yang penting mimpi itu harus direalisasi. Dan ini, salah satu aksi untuk me-nyata-kan mimpi. Karimun Jawa, see you soon!

No comments:
Post a Comment