Ibu bilang ibu tidak mau ada kado dan perayaan, apapun.
dan aku akan merayakan untuk diriku sendiri.
teruntuk ibuku,
teruntuk matahari, bulan, bintangku
Yang mengisi langitku kala aku menangis dan tersenyum
Yang menghadirkannya penuh doa dan penyemangat
teruntuk samudera, ombak, dan buih-buih di lautku
Yang menggulung semua sedih menjadi sebuah pelukan
Yang berlabuh menenangkan
teruntuk senja soreku
ibu tahu apa yang lebih indah dari cahaya oren-oren yang semburat itu?
aku tidak bohong, ialah senyummu yang begitu bahagia
ialah rona di pipimu saat engkau berlarian dengan ceria
aku sayang sekali padamu
ibu yang susah sekali kuturuti pintanya,
aku tidak bisa menjadi dokter kecilmu, atau menjadi dosen sesuai keinginanmu
aku ingin menjadi yang lain tapi tetap akan berusaha menelponmu saat aku sibuk, yang tetap meluangkan waktu menikmati masakanmu saat ibu rindu
ibu yang tak percaya cinta anak juga sebesar gunung jaya wijaya
meskipun cintamu seperti pengunungan everest, meski katamu cinta anak tak ada seperempat dari cinta ibu,
percayalah padaku, seterlihat tidak cintanya aku padamu, aku sudah berusaha mencintaimu, menyebutmu di baris doaku, dan mencoba membuatmu bangga meski kadang aku salah kaprah
teruntuk perempuanku yang paling hebat sedunia,
ibu terkuat yang pernah ada,
percayalah ribuan orang mencintaimu.
percayalah matahari, bulan, bintang itu selalu ingin melihat tawamu
percayalah samudera, ombak, dan buih-buih selalu ingin melautkan pedihmu
percayalah senja sore akan lakukan apa saja untuk menghiburmu
dan percayalah, anakmu ini sedang berusaha mencintai sehebat dirimu, mencipta senyummu, menghapus tangismu, menguatkanmu
Percayalah padaku, ibu adalah wanita paling kuat di dunia
dan Allah akan selalu memeluk dan mengabulkan doamu, meski tak secepat lari Aliya menuju kamarmu.
Selamat berbahagia di sisa hidup bu, anakmu ini memang nakal
tapi sayangnya setengah mati, sampai menggugu waktu menulis surat ini.
![]() |
| happy bday mommy |

No comments:
Post a Comment