Tuesday, December 17, 2013

Al Fatihah Ayat Lima

iyyaa ka na’budu wa iyyaa ka nasta’in (QS Al Fatihah 05)
Satu hari aku menghabiskan waktuku dengan ayah, seperti biasanya di dalam mobil dengan lagu easy listening sebagai pengiring perjalanan kami pulang. Beliau bercerita tentang banyak hal. Satu yang paling kuingat, tentang Al-fatihah ayat lima. Tentang maknanya yang begitu dalam jika dijabarkan.
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
Aku memaknainya, Allah selalu ada dan selalu bisa menjadi tempatku bersandar ketika aku sedang butuh. Allah selalu ada.

Tapi ayah tidak seperti itu memandang ayat ini.

Menyembah lebih dahulu disebutkan daripada memohon pertolongan. Itu artinya, jangan menuntut hak terlebih dahulu sebelum kamu memenuhi kewajiban, begitu katanya. Aku tersenyum sendiri mendengar kata-kata ayah yang dalam dan selalu mengarah pada bijaknya, menertawai diriku yang masih sempit. Aku terlalu menomersatukan hakku pada Allah, sedang kewajiban masih sering kutunda-tunda. Untungnya Allah itu Maha Segala-galanya, jadi dia tidak suka menunda memberikan pertolonganNya kepadaku. :)

Sudahkah kamu penuhi semua kewajibanmu pada Tuhan? Selamat pagi!

No comments:

Post a Comment