Saturday, December 14, 2013

tumpah

aku gagal, tadi malam aku gagal.
pertahananku roboh dan kapilaritas ini naik ke permukaan.
aku terlalu lelah untuk berpura-pura kuat.
Malam menjadi begitu jujur soal menerka rindu.

semua yang telah kutata rapi berantakan, kamu tidak mengacak-acaknya.
hanya aku saja yang lupa mengunci kotak kenangan kita.
hingga saat kusenggol sedikit, semuanya tumpah ruah.
Sepi selalu menemukan jawaban atas siapa yang selama ini aku coba pergikan jauh.

Kamu.

adakah disana sama berantakannya denganku?
Semoga tidak kau temukan juga obat rindumu itu.
(kuberitahu cara terbaik meredam rindu, ialah mendoakan)
hingga pada akhirnya kita saling mendoakan.

di kota tempat kita terakhir kali bertemu, 15 Desember 2013

No comments:

Post a Comment