Friday, December 13, 2013

palsu

semua bersembunyi dibalik topeng. mengaduh tapi sebenarnya tak menderita.
kepal kepul asap rokok. asapnya berteman, hatinya tidak. hanya formalitas.
jabatan tangan di depan, tapi menusuk di belakang.
itu namanya kawan?

bukannya semua hanya mengejar jabatan, kekuasaan, kongkow-kongkow hedonisme, dunia?
baginya surgawi itu nomor sekian, yang penting bahagia.
jadi baik itu terakhir, yang penting jadi jagoan.
curang itu dimaafkan, asal teraihlah tujuan.
Mau saling mematikan, menyikut, melempar tuduhan, ah itu mah wajar. bukannya manusia memang seperti itu? sudah biasa.

lama-lama aku......mati.
dalam negosiasi dan politik praktis.
atau hidup....... tapi dalam kepalsuan.



No comments:

Post a Comment