Tuesday, February 4, 2014

Hujan Deras Semalam

Layaknya hujan deras semalam,
Terkadang terlalu dingin untuk diartikan, terlalu singkat untuk dikisahkan.
Itulah kamu dan hadirmu. 
Dan kenanganmu seperti becek yang masih menggenang hingga esok pagi.
Bekas berbekas, terlebih bila ciprat-ciprat itu menari setelah dihempas dan berbaring pasrah pada rok putih milik seorang gadis

Layaknya hujan deras semalam,
Menggertak atap-atap rumah, mencaci anak kucing yang mengeong sendirian
Itulah kamu dan hadirmu
Dan janjimu seperti payung-payung yang dikembangkan
Katanya bakal melindungi, nyatanya tetap basah

Ah, baiklah
perasaanku juga layaknya hujan deras semalam
Sudah reda, sekarang sudah pagi



No comments:

Post a Comment